Ini 5 Hal Penting dalam Membuat SOW Influencer, Wajib Tahu!

SOW Influencer adalah bagian penting dalam dunia marketing. SOW atau Scope of Work akan menjelaskan hal apa saja yang harus influencer lakukan dalam menjalan sebuah campaign.

Adanya SOW akan membantu brand untuk menjalankan strategi yang mereka inginkan ketika membangun sebuah branding.

Untuk hal itu, terdapat 5 poin yang wajib kamu ketahui. Simak artike ini untuk menemukan jawabannya!

Apa Itu Scope of Work Influencer

what sign

SOW atau Scope of Work merupakan perjanjian antara influencer dengan brand yang berisi instruksi-instruksi yang wajib influencer patuhi ketika melakukan sebuah campaign.

Ini adalah bagian penting dalam sebuah marketing campaign karena akan menjadi gambaran kerjasama antara brand dengan influencer.

Influencer tidak perlu bingung tentang hal-hal apa saja yang harus mereka lakukan, karena semuanya ada di dalam dokumen ini.

Dengan adanya SOW influencer, influencer memiliki instruksi lengkap sehingga apa yang mereka lakukam tidak akan lari dari konteks yang si brand harapkan.

5 Hal Penting dalam Membuat SOW Influencer

number 1 to 5

Dalam SOW influencer ini terdapat 5 (lima) poin yang wajib untuk diketahui dan dipahami. Berikut penjelasan 5 (lima) poin tersebut yang wajib kamu pahami:

1. Time Line

Poin pertama adalah timeline. Timeline ini berisi informasi berapa lama waktu campaign akan berjalan. Dalam timeline ini akan terlampir kapan tanggal awal dan berakhirnya suatu campaign.

Timeline ini akan membantu influencer dalam menentukan waktu paling tepat untuk memulai campaign dan menghindari influencer mengunggah konten untuk campaign di luar waktu yang seharusnya.

2. Mood Board

Poin kedua adalah mood board. Mood board ini berisi gambar yang akan menjadi referensi influencer dalam melakukan campaign.

Brand biasanya akan memberikan referensi cara campaign, tampilan foto atau video, gaya, hingga angle foto yang mereka pakai kepada influencer.

3. Deliverable

Deliverable berisi output yang harus influencer lakukan untuk brand yang bekerja sama dengannya.

Output ini lah yang akan menentukan seberapa banyak influencer harus membuat konten. Sebagai contoh, brand memberikan deliverable berupa 1x Instagram Feed dan 2x Instagram Story.

4. Task Instruction

Poin keempat adalah task instruction (instruksi pekerjaan). Task instruction ini mirip dengan mood board, namun jika mood board berbentuk foto atau video, task instruction ini berupa tulisan.

Instruksi tersebut berguna untuk pedoman cara pengambilan foto, caption, tulisan yang harus masuk dalam foto, hingga hashtag di media sosial.

5. Dos dan Don’ts

Poin terakhir yang ada dalam SOW Influencer adalah Dos dan Don’ts. Hal ini berisi hal-hal yang harus dilakukan dan tidak harus dilakukan oleh influencer dalam sebuah campaign.

Dos dan don’ts ini menjadi permintaan special dari brand yang cukup rinci untuk dilakukan dan tidak dilakukan oleh influencer. Bagian ini nantinya akan diselaraskan dengan peraturan dos dan don’ts yang juga dimiliki oleh influencer.

Kalau kamu butuh lebih banyak informasi tentang seluk beluk dunia Influencer, kamu bisa download aplikasi Socialights di Android dan iOS ya!

Socialights akan membantu kamu berkolaborasi dan belajar bareng dengan sesama konten kreator dan Influencer pemula lainnya.

Itulah tadi penjelasan mengenai SOW influencer yang wajib kamu tahu.

Dengan adanya SOW influencer ini diharapkan kerja sama antara influencer dengan brand dapat terjalin lancar tanpa adanya kesalahpahaman.

0Shares

Yang juga seru buat kamu:

Gabung dengan komunitas konten kreator terbesar di indonesia!