Apa itu SMO? Ini Perbedaannya dengan SEO!

Dalam dunia marketing ada banyak strategi untuk mencapai tujuan keberhasilan suatu bisnis. Beberapa strategi dipilih melalui dasar dari karakteristik, efektivitas, budgeting, dan hal lainnya dari bisnis itu sendiri. Di masa teknologi industri 4.0 saat ini, digital marketing menjadi salah satu aktivitas marketing yang marak digunakan. Ada beberapa strategi digital marketing yang sering digunakan oleh pelaku bisnis diantaranya, SMO dan SEO. apakah Socialty tahu SMO itu apa? Dan apa sih perbedaannya dengan SEO? Mari kita bahas. 

Apa itu SMO?

Social Media Optimization atau SMO adalah strategi marketing penggunaan media sosial yang ditujukan untuk meningkatkan engagement dan exposure sebuah brand. SMO juga membantu mengoptimalkan konten yang telah dibuat bisa mencapai audience sebanyak mungkin. Pada dasarnya optimasi ini sama seperti dengan SEO, bagaimana brand tersebut mencari tahu konten apa yang dibutuhkan oleh audience, dan menjalankan strategi apa yang cocok karakter bisnis yang dijalankan. Disamping itu, apa sih sebenarnya tujuan dari SMO itu sendiri?

Tujuan SMO

Dalam sebuah bisnis pasti memiliki sebuah website yang dimana mereka memperdagangkan produk miliknya. Namun, bagaimana caranya agar calon konsumen mengunjungi website atau lapak dagangannya tersebut? Disini peran SMO hadir dalam sebuah bisnis. SMO bertujuan untuk membantu meningkatkan kunjungan situs web itu sendiri melalui media sosial. Bentuk SMO dapat berupa postingan gambar, video, status, atau URL saja di media sosial. Selain itu Social Media Optimization dapat memudahkan pelaku bisnis untuk menyampaikan pesan kepada calon konsumen dan diharapkan mendapatkan lebih banyak kunjungan ke situs web miliknya. 

Selain menguntungkan para pebisnis, SMO juga menguntungkan untuk para konten kreator maupun influencer lho. Pada dasarnya strategi ini untuk meningkatkan visibilitas dan juga reach konten sehingga mampu menghasilkan engagement yang lebih besar di media sosial. Jadi, jika influencer atau konten kreator memanfaatkan strategi ini dengan benar, besar kemungkinan konten yang dimuat di media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan TikTok akan meraih audience yang lebih banyak dan nama mereka akan paling atas di pencarian media sosial. 

Cara-cara Menerapkan SMO

Untuk menerapkan SMO ada cara-cara lho Socialty, berikut cara-cara menerapkan strategi marketing SMO

Analisis Audience

Pertama adalah analisis Audience, kalian harus tahu platform sosial media apa yang dipakai oleh audience kalian. Hal ini adalah langkah awal untuk mengenal dan mencari tahu engagement media sosial mana yang paling banyak menghasilkan traffic. Tujuan dari cara ini adalah untuk mencari tahu keinginan audience platform media sosial apa yang digunakan untuk brand kalian.

Analisis Kompetitor

Bandingkan kualitas konten, engagement media sosial dengan kompetitor kalian. Apakah masih memiliki jarak yang cukup jauh? Pikirkan jenis konten apa yang paling efektif untuk kompetitor. Dalam cara ini biasanya kalian akan lebih kreatif dan kompetitif untuk menunjukan mana yang terbaik. 

Strategi hasil Analisis

Setelah mengetahui perilaku audience dan juga bagaimana kualitas kompetitor, selanjutnya bangun strategi yang ampuh berdasarkan apa yang telah dianalisis sebelumnya menggunakan strategi yang sesuai dengan karakteristik brand kalian untuk mencapai tujuan bisnis. 

Eksekusi

Strategi yang matang akan tidak berguna jika tidak dieksekusi. Mengoptimasi media sosial sama dengan optimasi search engine, sehingga tim SMO harus bekerja sama dengan SEO agar mencapai tujuan yang sama dan menyampaikan pesan ke audience tanpa kesalahan sedikitpun. Biasanya saat sebuah brand mengupload konten di media sosial, sekaligus mengarahkan audience ke landpage website

Perbedaan dengan SEO

Search Engine Optimization atau SEO adalah teknik optimasi website agar suatu konten berada di posisi halaman pertama pada mesin pencarian. Dalam teknik ini sangat berpengaruh untuk mendapatkan kunjungan semaksimal mungkin. Menggunakan keyword yang telah di reset sebelumnya akan mendapatkan posisi pertama dalam search engine. 

Singkatnya, SEO optimalkan website agar di posisi halaman pertama. Sedangkan SMO optimalkan media sosial untuk engagement. 

Itu dia perbedaan antara SMO dan SEO. Jadi, Socialty mau pakai strategi yang mana nih?

Untuk kalian yang ingin kolaborasi dengan konten kreator dan influencer cari kami di Google Store dan App Store, lho!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Yang juga seru buat kamu:

App Home SCL

Gabung dengan komunitas konten kreator terbesar di indonesia!