Apa itu Product Placement? Ini Penjelasan, dan Jenis-Jenisnya!

Kamu pasti sudah familiar dengan kata Product Placement, salah satu strategi marketing yang paling sering digunakan akhir-akhir ini oleh pelaku bisnis seiring berkembangnya dunia digital. Cara ini dilakukan guna meningkatkan visibilitas untuk menjangkau target mereka yang lebih luas dengan cara yang halus. Kamu sering mendengar Product Placement tapi apakah kamu tahu maksud dari strategi ini? Yuk, kita bahas!

Apa itu Product Placement?

Product Placement adalah suatu strategi marketing dalam bentuk iklan di mana barang ataupun jasa bermerek ditampilkan dalam sebuah produksi yang bertujuan untuk meraih lebih banyak khalayak luas. Cara ini biasa ditemukan di video vlog, film, radio, sampai video game. Sebagai imbalan, pihak produksi mendapatkan tunai, barang ataupun jasa. 

Strategi ini marak terjadi karena iklan tradisional sudah begitu membosankan untuk publik. Cara inovatif ini memperkenalkan sebuah produk dengan cara yang lebih halus, yaitu melalui film. Contohnya pada adegan Steve Rogers, Natasha Romanov, dan Scott Lang menggunakan mobil merek Audi untuk bertemu Tony Stark di kediamanya pada film Marvel Avengers End Game. Pada kasus ini brand Audi itu sendiri sadar bahwa popularitas film produksi Marvel khususnya Avengers menjadi film yang paling sering dibicarakan dan diminati oleh publik, jadi langkah Product Placement diambil oleh merek mobil itu. 

Sebagai strategi marketing yang paling populer saat ini, product placement juga memiliki jenis-jenisnya, apa saja? Berikut jenis-jenis product placement.

Jenis-Jenis Product Placement 

Terdapat tiga jenis product placement menurut Astous dan Seguin. Yaitu :

Implicit Product Placement 

Jenis ini lebih pasif dimana produk atau merek yang tampil di sebuah film atau program tidak diperkenalkan atau dikomunikasikan oleh pemeran sehingga nama merek atau logo apapun yang muncul tidak dijelaskan mengenai kelebihan atau manfaat brand tersebut. Biasanya jenis ini sering ditemui di film-film.

Integrated Explicit Product Placement 

Jenis product placement ini menguntungkan sebuah brand dimana merek atau brand yang muncul dalam sebuah program dijelaskan dan dikomunikasikan oleh pemeran sehingga publik tau apa keunggulan dan manfaat dari brand ini.

Non Integrated Explicit Product Placement 

Jenis ini biasanya muncul pada menit pertama, tengah, atau akhir pada suatu program. Dimana sebuah merek atau brand disebutkan namun tidak ada hubungannya dengan isi program. Biasanya nama dari program atau film juga tercantum nama brand tersebut.

Setiap strategi marketing pasti ada kelemahan dan kelebihan dari strategi itu sendiri tergantung apa tujuan dari brand yang sesuai. Untuk product placement sendiri ada beberapa kelemahan dan kelebihan yang dimiliki, apa saja? Berikut penjelasannya.

Kelebihan Product Placement 

1. Low Cost

Biaya yang dikeluarkan untuk mengaplikasikan strategi ini kedalam sebuah program relatif murah dibandingkan dengan strategi marketing yang lainnya

2. High Profile

Sebuah program biasanya melakukan promosi sebelum program tersebut diluncurkan sehingga tingkat perhatian penonton atas acara tersebut lebih besar yang pada akhirnya beralih ke brand yang tampil di program tersebut.

3. No Mute Button

Iklan yang dibuat tidak diletakan diantara suatu program melainkan di dalam program tesebut yang menjadikan perhatian penonton lebih besar.

4. Implied Endorsement

Penerapan product placement di sebuah program, pihak brand tidak perlu membayar artis atau pembawa acara program untuk strategi product placement ini. 

5. Far Reach Life and Global

Besarnya tingkat pencapaian suatu product placement dipengaruhi oleh perkembangan film atau program televisi secara global sehingga product placement dibilang sebagai strategi marketing yang paling efektif.

Sedangkan kelemahan dari strategi product placement sendiri ada beberapa, yaitu:

1. Lack of Control

Pelaku bisnis tidak bisa meminta dimana produk akan ditempatkan dalam sebuah program, karena semua sudah diatur oleh media itu sendiri

2. Time of Exposure

Walaupun produk itu secara langsung menerpa audience tetapi tidak ada jaminan audience itu menyadari akan hal itu.

3. Public Reaction

Penempatan produk dalam suatu program yang dinilai terlalu ekstrim, dapat mendapatkan citra yang kurang baik untuk audience

4. Competition

Terdapat kompetisi dalam sebuah program dalam penempatan produk di sebuah program karena media itu sendiri biasanya tidak dibatasi dengan satu brand sehingga ada beberapa brand lain yang ikut satu frame. 

Itulah penjelasan dari product placement sekaligus kelebihan beserta kekurangan dari strategi marketing product placement. Untuk kamu yang ingin menggunakan strategi ini. Gimana, mau dicoba?

Jika kalian ingin berkolaborasi langsung dengan influencer atau konten kreator bisa banget, lho! langsung aja download aplikasi Socialights di Google Play Store atau App Store.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Yang juga seru buat kamu:

Tips-tips untuk Mengambil Foto Aesthetic!

Apakah kamu baru saja menyukai atau membutuhkan untuk mengambil banyak foto? Mengalami kesulitan dalam mengambil foto yang aesthetic? Tidak perlu khawatir, setelah ini kami akan

7 Tempat Wisata di Jakarta untuk Berfoto!

Apakah kamu sudah bosan mendatangi tempat-tempat di Jakarta yang monoton? Ingin mencari tempat wisata yang asik untuk dikunjungi dan Instagramable? Tanpa basa-basi lagi, berikut adalah

App Home SCL

Gabung dengan komunitas konten kreator terbesar di indonesia!