Perbedaan Paid Promote dan Endorsement, Mana yang Lebih Untung? 

Dunia digital saat ini berkembang sangat pesat dan menjadi ladang bisnis menguntungkan bagi sebagian besar orang. Digital marketing pun terpilih menjadi teknik pemasaran incaran.

Dalam situasi inilah, influencer menempatkan posisi sebagai salah satu profesi yang diuntungkan. Dari endorsement dan paid promote (promosi berbayar), kedua teknik pemasaran tersebut akan melibatkan para influencer.

Lantas, tahukah kamu kalau kedua marketing promosi ini adalah hal yang berbeda? Socialights akan membahas lebih lanjut mengenai perbedaan keduanya. Simak!

Perbedaan Paid Promote dan Endorsement

Perbedaan Paid Promote dan Endorsement

Baik paid promote maupun endorsement sama-sama strategi promosi di bidang digital marketing. Tujuan keduanya pun sam untuk menaikkan brand awareness suatu brand atau menaikkan penjualan suatu produk.

Sama sama menggunakan influencer sebagai media promosi, berikut perbedaan paid promote dan endorsement secara signifikan.

Paid Promote

Paid promote adalah teknik pemasaran menggunakan jasa influencer dengan tarif tertentu. Di sini, influencer akan memposting konten yang sudah brand siapkan untuk mereka.

Teknik ini banyak brand atau penjual untuk gunaka untuk mempromosikan produk dan layanan yang mereka tawarkan.

Endorsement

Endorsement sedikit berbeda dengan paid promote dan umumnya memiliki tarif yang lebih tinggi. Teknik promosi menggunakan ini jasa influencer untuk membuat review produk atau layanan tertentu dan diposting di media sosial, blog atau youtube milik influencer.

Biasanya, penjual perlu mengirimkan produk fisik ke influencer untuk direview dalam konten story telling yang menarik.

Mana yang Lebih Mengutungkan?

Perbedaan mendasar antara keduanya adalah dari jenis kontennya. Jika paid promote, influencer hanya bertugas memposting materi promosi yang klien berikan.

Sementara endorsement, influencer perlu membuat konten promosinya sendiri, bisa berupa video untuk story Instagram atau youtube, bisa juga membuat review berupa artikel yang mereka unggah di blog.

Jika ditanya mana yang lebih baik, maka jawabannya adalah tergantung kebutuhan. Dari sisi brand, endorsement bisa menjadi lebih menguntungkan karena materi promosi terkesan otentik dan unik dan lebih bisa menarik minat audiens, tapi tarifnya lebih mahal daripada paid promote.

Oleh karena itu, melakukan promosi berbayar bisa menjadi pilihan yang lebih baik dan hemat jika brand sudah punya konten yang bagus.

Sedangkan dari sisi influencer, endorsement bisa lebih menguntungkan karena tarifnya lebih tinggi tapi perlu usaha yang lebih banyak. Sedangkan promosi berbayar, lebih mudah influencer lakukan karena cukup memposting konten yang sudah ada saja.

Hal yang Perlu Kamu Persiapkan

Hal yang perlu kamu persiapkan sebelum melakukan endorsement atau promosi berbayar adalah:

  • Pastikan kamu mengelola akun instagram atau plaform apapun dengan baik agar memberikan dampak yang baik selama promosi.
  • Memilih produk yang sesuai dengan target audiens influencer supaya promosi tepat sasaran.
  • Followers tinggi bukan jaminan suatu akun punya engagement yang baik.

Endorsement dan paid promote adalah upaya dalam meningkatkan performa bisnis atau toko online di dunia digital. Semakin berkembang dunia digital, semakin banyak bisnis yang terjun ke dunia digital maka berpengaruh pada semakin banyak orang yang menggunakan jasa influencer dan endorsement. 

Tertarik memulai karir menjadi influencer dan punya web-store gratis? Yuk segera download aplikasi Socialights biar kamu bisa berkolaborasi dengan Influencer dan konten kreator pemula!

0Shares

Yang juga seru buat kamu:

Gabung dengan komunitas konten kreator terbesar di indonesia!