Semua Hal Tentang Nano Influencer yang Wajib Kamu Tahu!

Dalam upaya meningkatkan kesadaran (awareness) audiens akan produknya secara cepat, banyak brand yang bekerja sama dengan Mega atau Macro Influencer. Sedangkan brand lain, memutuskan menggunakan jasa Micro Influencer dengan target audiens yang lebih terfokus dan engaging. Lalu, ada pula yang berkolaborasi dengan para influencer yang disebut Nano Influencer.

Apa yang membedakannya dengan tipe-tipe influencer lain? Dan seberapa besar pula pengaruhnya bagi kesuksesan sebuah promosi produk?

Nah, buat kamu yang belum terlalu familiar dengan Nano Influencer, yuk simak penjelasannya di bawah ini!

Apa itu Nano Influencer?

apa-itu-nano-influencer
Photo by Pexels

Dilansir dari Mention, Nano Influencer adalah para pengguna media sosial–terutama Instagram yang telah meraih sebanyak 1.000 hingga 5.000 pengikut.

Gak seperti Mega maupun Macro Influencer yang punya audiens hingga jutaan orang, audiens Nano memang tampak jauh lebih kecil.

Tetapi, ribuan followers ini justru terdiri dari target audiens yang spesifik, khusus, dan jauh lebih intens keterlibatannya dengan sang influencer.

Melihat interaksi antara influencer Nano dan audiens-nya yang begitu erat, maka jelas saja mereka akan memberikan impact yang gak kalah kuatnya dari tipe-tipe influencer lain.

Keuntungan Berkolaborasi dengan Nano Influencer

Lalu apa keuntungan yang akan kamu dapatkan kalau bermitra dengan tipe influencer satu ini?

1. Tingginya Engagement Rate

Mengingat jumlah followers-nya yang gak sampai ratusan ribu, kemungkinan sebagian besar dari pengikutnya tersebut adalah orang-orang yang memang dikenal baik oleh influencer itu sendiri.

Berkat sedikitnya audiens itu pula-lah, influencer Nano bisa lebih mudah membalas komentar, memberikan reaction, atau membalas satu per satu direct message (DM) yang dikirim oleh pengikutnya.

Makanya jangan kaget kalau tipe influencer satu ini ternyata juga bisa menghasilkan engagement rate yang lebih tinggi.

2. Lebih Relevan, dan Lebih Mudah Dijangkau

audiens-nano-influencer
Photo by Pexels

Perlu kamu ketahui, mereka yang disebut influencer Nano biasanya bukan influencer yang sumber penghasilan utamanya berasal dari endorsement di media sosial.

Boleh dibilang, mereka sebetulnya adalah pengguna Instagram biasa. Hanya saja, influencer Nano merupakan orang-orang yang punya daya tarik lebih–entah itu dari konten-kontennya yang aesthetic, atau sering membuat konten-konten meaningful yang ternyata relate dengan banyak orang.

Inilah salah satu keunikan influencer Nano. Mereka bisa sangat mudah dijangkau, dan mungkin bisa sangat relevan dengan brand kamu.

3. Menghemat Biaya

Ini juga salah satu keuntungannya: Yup! Lebih hemat biaya. Dibandingkan ketiga tipe influencer lainnya, untuk bermitra bareng Nano gak perlu menghamburkan budget yang berlebihan.

Tipe influencer ini cocok banget buat perusahaan rintisan atau brand kecil yang masih berupaya meningkatkan brand awareness-nya di mata publik.

Kalau Ada Keuntungan, Apa Kerugiannya?

Dari sekian banyak manfaat yang bisa dihasilkan oleh Nano Influencer, ada pula beberapa kerugian–atau lebih tepatnya “kekurangan” mereka selama menjalin kerja sama. Apa saja?

1. Jumlah Audiens yang Sedikit

Salah satu kekurangan dalam bekerja sama dengan influencer ini tentu saja: jangkauan audiens yang lebih sempit.

Bukan gak mungkin hanya beberapa audiens saja yang notice upaya kampanye marketing kamu; dan gak semua audiens pula yang dapat terlibat aktif–seperti sekadar memberikan likes atau meninggalkan jejak di kolom komentar dengan konten marketing tersebut.

2. Serba Terbatas dan “Apa Adanya”

nano-influencer
Photo by Unsplash

Sekali lagi, influencer ini bukanlah orang-orang yang berdedikasi penuh mencari penghasilan melalui media sosial.

Mereka gak seperti Mega, Macro, maupun Micro Influencer yang sudah punya peralatan atau tim khusus dalam membuat digital campaign content.

Tentu dalam hal pembuatan konten, influencer tipe Nano akan tampil lebih apa adanya, dengan peralatan yang gak selengkap ketiga tipe influencer lainnya.

Bagaimana Cara Memilih Nano Influencer yang Tepat?

Melalui Hashtags yang Spesifik

hashtags-nano-influencer
Photo by Pexels

Untuk mencari Nano Influencer yang tepat, kamu bisa menggunakan hashtag yang spesifik dan relevan.

Selain itu, seperti yang dikutip dari Mediakix, kamu juga bisa mendapatkan akun-akun lain yang masih berkaitan dari akun influencer Nano yang kamu temukan.

Kepo-in sebentar followers dan following-nya, bukan gak mungkin kamu akan menemukan influencer Nano lain karena biasanya mereka saling follow.

Cek Followers Kamu!

Mau cari influencer yang paling paham dengan bisnis kamu? Jangan-jangan followers kamu jadi salah satunya!

Menurut Johannes Larsson dari Financer, sebagai followers, mereka pasti sudah menaruh kepercayaan kepada produk yang kamu jual, sehingga mungkin akan dengan senang hati mempromosikannya kembali ke audiens mereka.

Manfaatkan Platform Influencer Marketing

cost-nano-influencer
Photo by Pexels

Selain cara-cara di atas, memanfaatkan platform Influencer Marketing juga gak kalah pentingnya, lho!

Melalui jasa platform Influencer Marketing ini, kamu bisa menemukan influencer Nano yang niche-nya paling sesuai dengan spesifikasi bisnis kamu.

Nah, itulah hal-hal yang wajib kamu ketahui tentang Nano Influencer.

Sebelum menjadikan influencer ini as a partner bisnis, pastikan bahwa brand kamu dan influencer tersebut benar-benar relevan supaya tepat sasaran, ya!

Dan kalau kamu suka banget sama hal-hal terkait influencer, konten kreator, atau media sosial, langsung saja download platform Socialights yang sudah tersedia untuk perangkat iOS dan Android untuk mendapatkan insight menarik lainnya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Yang juga seru buat kamu:

App Home SCL

Gabung dengan komunitas konten kreator terbesar di indonesia!