Moodboard Bagi Influencer: Penting Gak Sih?

Sebagai seorang influencer, kamu pasti memiliki preferensi dalam berkarya. Seperti gaya pakaian favorit, make-up yang disukai, dan estetika foto. Guna memudahkan kinerja kamu kedepannya, penting sekali untuk merangkum hal tersebut ke dalam satu wadah. Penyatuan inilah yang dikenal sebagai moodboard milik influencer.

Hampir mirip dengan storyboard, moodboard bisa menjadi acuan kamu dalam mendesain project atau acara. Bagi kamu yang penasaran dengan apa itu moodboard dan fungsinya, yuk baca artikel ini sampai akhir!

Apa Itu Moodboard?

Contoh moodboard

Moodboard atau papan mood adalah papan referensi yang berisi kumpulan gambar, visual, dan objek lainnya sebagai patokan seorang dalam membuat konten. Papan ini secara umum dibuat sebagai bahan presentasi terhadap klien mengenai desain dan tema yang akan diwujudkan. Bahkan, papan mood berguna sebagai panduan dalam mengembangkan proyek apapun, termasuk pembuatan konten.

Tujuan dari pembuatan papan ini adalah mengumpulkan ide ataupun gagasan awal sebagai patokan dalam membuat konten kedepannya. Keberadaannya juga mempermudah para influencer dalam bekerja sama dengan para brand, sehingga brandbrand dapat melihat kualitas dan estetika konten dari seorang influencer

Pentingnya Moodboard Bagi Influencer

1. Menonjolkan karakteristik kamu

Melalui moodboard yang sudah kamu punya, kamu dapat memetakan unsur dan estetika yang kamu suka dalam membuat konten. Seperti pemilihan gaya pakaian, model make-up, kualitas dan tone foto. Sehingga, konten yang kamu berikan dapat konsisten dan sesuai dengan preferensi kamu. Selain itu, hal ini dapat memudahkan calon klien kamu dalam melihat karakteristik dan estetika yang kamu berikan melalui konten kamu. 

2. Mempermudah berjalannya kolaborasi dengan brand dan tim

Melalui papan mood, kamu dapat mempermudah membuat suatu konsep ataupun mengeksekusi konten dengan brand atau tim. Dengan menggunakan papan mood, tentu proses pembuatan konten dan target akan lebih jelas. Melalui visual dari moodboard, kamu dapat lebih mudah dalam menentukan keputusan kolaborasi dalam proses pembuatan konten. 

3. Melibatkan klien dalam content-planning

Dalam membuat konten, membutuhkan content planning dari influencer. Pembuatan content planning ini bertujuan untuk membuat perencanaan konten, sehingga influencer tinggal mengeksekusi dan mengunggah konten tersebut. Dengan melibatkan klien dalam proses pembuatan, klien dapat dengan mudah memberikan feedback dan revisi kepada influencer, agar memberikan konten yang terbaik.

Jenis-Jenis Moodboard

Bagi kamu yang belum memiliki moodboard dan tertarik untuk membuatnya dapat dilakukan dengan dua cara, yakni digital dan fisik. Penasaran? Begini cara buatnya.

Moodboard digital

Papan mood bisa kamu buat secara digital menggunakan berbagai website, seperti Pinterest, Sampleboard, Moodboard Lite, Canva, dan Milanote. Semuanya dapat kamu buat melalui website tersebut dengan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing platform.

Moodboard fisik

Contoh moodboard fisik

Di samping lewat platform digital, kamu dapat membuat papan mood secara fisik. Tentunya, alat-alat yang kamu butuhkan dalam membuat papan mood fisik ialah papan, gambar referensi, dan keperluan lain. Pembuatan secara fisik ini mirip dengan pembuatan mading. Di mana kamu bisa mengkreasikan seluruh referensi sesuai dengan kreatifitasmu. Kekurangan dari papan mood fisik adalah penggunaannya tidak sepraktis penggunaan moodboard digital. 

Jika kamu bingung menggunakan tipe yang mana, kamu dapat mempertimbangkan asal ide dari moodboard tersebut. Jika kamu mengambil inspirasi dari berbagai sumber fisik seperti koran dan majalah, maka sebaiknya kamu menggunakan moodboard fisik. Tapi jika kamu lebih menggunakan referensi online seperti konten pada media sosial, maka lebih baik kamu menggunakan moodboard digital. 

Tips Membuat Moodboard

Kamu sedang dalam project pembuatan konten? Yuk buat papan moodnya terlebih dahulu. Nah, kalau kebingungan, kamu dapat ikuti tips-tips dari Socialights berikut ini!

1. Tentukan Tujuan dan Tema Kamu

Dalam membuat apapun, hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah menentukan tema dan tujuan yang ingin kamu raih. Dengan tujuan yang jelas, akan mudah bagi kamu dalam mengeksplorasi papan mood sesuai dengan tema.

2. Cari Referensi

Setelah menentukan tema, mencari referensi sesuai tema adalah hal yang perlu kamu lakukan. Referensi ini bisa kamu dapatkan baik secara fisik atau digital. Kamu bisa mengunjungi berbagai website yang menyediakan referensi moodboard dengan berbagai tema.

3. Tambahkan Elemen-Elemen Pendukung

Dalam membuat papan mood ini, perlu adanya elemen pendukung. Apa aja, sih, elemen pendukung itu? Elemen pendukung tersebut bisa berupa visual, gambar, warna, font, dan lainnya. Semua elemen pendukung yang kamu pilih tersebut dapat melengkapi konten yang ingin kamu buat.

4. Atur Komposisi

Mengatur komposisi termasuk penting, loh! Di dalam moodboard, kamu dapat sesuaikan komposisi visual, warna, font, gambar, dan lainnya yang sesuai. Tempatkan elemen-elemen tersebut secara berkaitan dan berdekatan. Kamu pun bisa membedakan prioritas penggunaan elemen dalam papan mood lewat ukurannya.

5. Minta Feedback

Setelah semua jadi, kamu bisa loh meminta feedback dari anggota tim mengenai hasil moodboardmu. Tujuannya agar bisa melihat apakah masih ada kekurangan dari apa yang telah kamu buat. Selain itu, feedback pun bisa menambah referensi lain.

Itulah yang perlu kamu ketahui mengenai papan mood. Setelah membaca artikel ini, apakah kamu terdorong untuk membuat moodboard?

0Shares

Yang juga seru buat kamu:

Gabung dengan komunitas konten kreator terbesar di indonesia!