Apa Itu Media Kit dan Kenapa Kamu Membutuhkannya

Dalam kegiatan marketing atau personal branding, Media Kit adalah salah satu tools yang esensial. Mengapa esensial? Karena dokumen inilah yang dapat membantu sebuah brand, atau bahkan seorang influencer untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap mereka.

Tetapi, sebetulnya, seperti apa, sih Media Kit ini? Dan kenapa kamu perlu membuatnya?
Mari kita bahas lebih lengkapnya di bawah ini!

Jadi, Apa Itu Media Kit?

apa-itu-media-kit
Photo by Unsplash

Secara harfiah, Hubspot menjelaskan bahwa Media Kit adalah seperangkat dokumen yang berisi keseluruhan deskripsi tentang sebuah brand, influencer, organisasi, atau entitas lainnya untuk diperlihatkan kepada media atau mitra yang potensial.

Bentuk dokumennya bisa macam-macam. Ada yang berbentuk PDF supaya mudah diunduh, Microsoft Word, portofolio online, hingga dalam bentuk halaman web.

Nah, karena bentuknya yang shareable, kit media ini pun bisa dengan mudah diakses oleh calon investor, calon partner, serta media company yang akan menulis artikel bersponsor atau berita tentang mereka.

Siapa Saja yang Menggunakan Media Kit?

siapa-pengguna-media-kit
Photo by Unsplash

Dalam penggunaannya, Media Kit dapat terbagi ke dalam tiga jenis sebagai berikut:

Bisnis

Sebuah brand wajib banget punya Media Kits ketika mereka ingin launching produk atau butuh dana tambahan.
Kit media ini nantinya digunakan saat mereka berupaya menarik minat calon investor untuk membantu mendanai ide bisnis tersebut.

Dan ketika hendak menjalin partnership dengan merek dagang lainnya–entah itu untuk kebutuhan kolaborasi produk, kolaborasi content creation di media sosial, dan lain sebagainya, Media Kits-lah yang menjadi “pintu masuk” sebelum kedua belah pihak mengucapkan kata deal.

Atau kalau misalnya kamu ingin publik mengenal brand yang kamu jalankan, kamu bisa memberikan kit media ini kepada jurnalis atau blogger supaya mereka meliput brand kamu dan mempublikasikan artikel bersponsor ini ke platform media.

Influencer

Bagi influencer, Media Kit adalah senjata untuk personal branding. Para influencer ini bisa membagikan Media Kit ke perusahaan yang menarik minat mereka.

Dilansir dari Visme, influencer yang kerap menggunakan Media Kit adalah tipe Micro dan Nano Influencer.

Organisasi

Selain perusahaan dan influencer, organisasi pun memanfaatkan Media Kit untuk mengenalkan siapa dan apa visi-misi mereka ke khalayak.

Selain itu, organisasi dapat membagikan kit media ketika mereka punya project penggalangan dana atau mencari pendonor.

Kenapa Kamu Membutuhkan Media Kit?

kenapa-butuh-media-kit
Photo by Unsplash

Kalau kamu sedang menjalankan bisnis, lalu kamu ingin meluaskan ekspansi bisnis kamu ke audiens baru, kit media adalah aset yang harus banget kamu miliki.

Adanya Media Kit dapat memudahkan pihak yang kamu ajak kerja sama untuk memahami bisnis kamu, dan seperti apa potensinya di pasaran. Hal ini juga bisa menambah kepercayaan mereka, ‘kan?

Atau kamu tertarik berprofesi sebagai kreator dan influencer? Selain kit media, kamu juga membutuhkan platform pendukung yang andal seperti Socialights.

Perbedaan Media Kit dan Press Kit

Kedua istilah tersebut sering kali tertukar atau dianggap sama. Padahal, ada perbedaan mencolok di keduanya. Menurut Learning Hub, media kit berisi rangkuman umum tentang sebuah merek.

Karena tujuannya diberi pada calon partner kolaborasi dalam hal marketing, informasi yang tercantum biasanya berupa traffic, rate, dan lain sejenisnya.

Sementara press kit, biasanya diberikan pada media atau jurnalis sehingga mereka bisa segera menulis artikel yang akurat dalam waktu singkat. Ini akan berguna untuk berita yang sedang booming dan perlu langsung disampaikan.

Data yang Diperlukan dalam Media Kit

Untuk membuat Media Kit, ini dia beberapa hal yang harus kamu sertakan:

Informasi Kontak

Pastikan semua informasi kontak ini adalah yang terbaru supaya mudah dihubungi.

Penjelasan Detail Tentang Bisnis

Ibarat portofolio, detail bisnis harus jelas tertulis. Mulai dari sektor bisnis, latar belakang berdirinya perusahaan, siapa founder-nya, dan lain-lain.

Untuk influencer, penjelasan detail ini lebih tepat disebut “Bio”.

Daftar Produk & Testimoni Pelanggan

daftar-produk-media-kit
Photo by Unsplash

Gak hanya detail brand saja, kamu juga harus menyertakan semua produk atau jasa yang kamu tawarkan.
Jangan lupa juga untuk menampilkan testimoni dari para pelanggan.

Audiens

Di dalam kit media, gambaran informasi tentang siapa target audiens kamu juga harus tersedia.
Ini penting buat kamu yang mau mengajukan kerja sama dengan brand lain yang relevan.

Statistik

Selanjutnya, kamu bisa menunjukkan statistik yang berupa pertumbuhan tahunan, traffic pengunjung website, atau metrik engagement di media sosial.

Daftar Klien

daftar-klien-media-kit
Photo by Unsplash

Kalau kamu pernah bekerja sama dengan klien-klien terpercaya sebelumnya, kamu juga bisa menampilkan nama mereka dalam Media Kit demi menarik hati calon klien yang baru.

Contoh Content Creation

Khusus influencer dan konten kreator, contoh dari karya yang pernah dibuat adalah wajib. Gak perlu semua karya, cukup tunjukkan yang terbaik saja.

Nah, demikian penjelasan seputar Media Kit dan kenapa kamu membutuhkannya.

Kalau kamu mau membuatnya, kamu bisa mendesain sendiri melalui platform seperti Canva, Adobe, atau menggunakan situs-situs kredibel yang menyediakan jasa pembuatan kit media ini.

Semoga artikel ini bermanfaat, ya!

0Shares

Yang juga seru buat kamu:

Gabung dengan komunitas konten kreator terbesar di indonesia!