Pemula Wajib Tahu! Ini Dia 7 Cara Sukses Menjadi Blogger

Kalau kamu suka banget nulis, mungkin menjadi seorang Blogger adalah sebuah keinginan yang kerap terbersit di pikiran. Apalagi, di era digital ini, mempublikasi hasil karya tulis jadi semakin mudah saja.

Hal ini berkat kehadiran berbagai platform atau media publikasi–seperti WordPress, Blogspot, Tumblr, hingga Medium. Gak cuma itu saja, ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan sebagai Blogger profesional, salah satunya menghasilkan cuan melalui monetisasi blog.

Nah, buat kamu yang ingin menjadi Blogger, kamu bisa ikuti 7 langkahnya seperti berikut ini.

sukses-menjadi-blogger
Photo by Pexels

7 Cara Sukses Menjadi Blogger

1. Tentukan Niche

konten-blogger
Photo by Pexels

Supaya lebih spesifik dan punya audiens (reader) yang tetap, lebih baik fokuskan topik yang akan kamu jadikan konten nantinya.

Dalam dunia Blogger, ada banyak niche (topik) yang dapat dijadikan bahan konten; misalnya tentang gaya hidup, kesehatan, kuliner, hewan peliharaan, bahkan travel blog.

Misalnya, kamu ahli banget membahas tentang topik bisnis online kecil-kecilan, kamu bisa membuat berbagai tulisan tentang tips-tips memulai bisnis online, produk apa saja yang banyak diminati orang, dan lain sebagainya.

2. Pilih Platform Blogging

Setelah menentukan niche yang kamu banget, kini saatnya kamu memilih platform blog untuk mempublikasikan konten-kontenmu. Berikut beberapa platform blog yang bisa kamu pilih:

WordPress

Content Management System (CMS) satu ini sejuta umat. Tersedia secara gratis dan berbayar.
Kustomisasinya lebih leluasa dengan berbagai pilihan plugin keren nan useful. Kamu bisa memilih yang gratis lebih dulu untuk mengenal fitur-fiturnya sebelum upgrade ke yang berbayar.

Blogspot

Gratis dan ramah pemula. Blogger atau blogspot ini merupakan platform milik Google, sehingga kamu bisa mengintegrasikan langsung blog kamu ke akun Google lain seperti Google Search Console, Google Analytics, sampai Google Ads.

Medium

Salah satu platform populer untuk kegiatan menulis. Tampilannya simple, namun masih bisa kamu kustomisasi sesuai selera meski gak sebebas WordPress. Medium cocok banget buat kamu yang gak mau ribet-ribet.

Wix

Selain Medium, ada pula Wix. Website builder ini juga terbilang beginner-friendly karena navigasinya yang intuitif. Namun, sayangnya Wix gak menyediakan self-hosting seperti di WordPress.

Tumblr

Kalau yang satu ini, tampaknya lebih cocok disebut microblog. Bahkan, layaknya media sosial, antar pengguna Tumblr bisa saling memberikan likes, komentar, re-blog, dan saling berkirim pesan via direct message.

Gak hanya tulisan yang bisa kamu unggah, tetapi juga konten lain seperti foto, video, dan gambar dalam format GIF.

Sebetulnya, Tumblr dapat diakses full secara gratis, tetapi kamu juga bisa menghasilkan uang dengan fiturnya yang disebut “Post+ (Post Plus)”.

3. Siapkan Tools Pendukung

tools-blogger
Photo by Pexels

Untuk berkarir menjadi Blogger, belum lengkap rasanya kalau cuma punya platform blog. Kamu juga memerlukan beberapa tools yang bisa mendukung kamu dalam mengelola blog, seperti:

Tools untuk Menulis Ide

Tulis dan simpan ide-ide tulisan, keyword topik, atau tautan ke berbagai sumber referensi melalui softwaresoftware ini.

Tools Perencanaan Konten

Agar menghasilkan konten yang baik, diperlukan pula perencanaan yang oke. Buatlah jadwal publikasi konten menggunakan beberapa tools berikut.

Tools Stok Visual

Untuk mendukung tulisan, visual atau gambar juga perlu banget kamu perhatikan. Tambahkan gambar ke tulisanmu dengan situs-situs visual stock sebagai berikut:

Tools Optimasi

Tools di bawah ini berguna banget untuk mencari ide keyword, ide konten, sampai track statistik lalu lintas pengunjung blog.

4. Miliki Domain dan Sewa Hosting

hosting-blogger
Photo by Pexels

Singkatnya, domain adalah nama atau alamat yang kamu berikan untuk blog/website kamu. Akhirannya bisa berbeda-beda; misalnya .com, .org, .id, atau co.id.

Umumnya, nama domain bisa dibeli di situs-situs web hosting. Tetapi, ada juga beberapa platform blog yang menyediakan nama domain secara gratis meski akses pengelolaannya serba terbatas.

Supaya lebih profesional, lebih baik kamu membeli nama domain sendiri. Usahakan memilih nama domain yang unik, mudah diingat, tetapi juga bisa menunjukkan ciri khas dari niche blog kamu.

Contohnya, kalau niche blog kamu seputar kuliner, kamu bisa memilih nama domain seperti, “jajanreceh.com”.
Selain nama domain, kamu juga perlu menyewa hosting untuk menyimpan semua data yang ada di website kamu secara aman.

5. Produksi Konten Berkualitas Secara Teratur

publikasi-konten-blogger
Photo by Pexels

Dan yang gak kalah penting, tentu saja memproduksi konten atau tulisan dalam blog.
Supaya kamu bisa membuat tulisan yang betul-betul dicari audiens, kamu bisa research ide konten melalui beberapa tools SEO.

Setelah menemukan konten seperti apa yang mau kamu tulis sesuai niche, kamu bisa menganalisa konten-konten serupa dari Blogger lainnya untuk mendapatkan insight atau inspirasi baru.

Dari inspirasi itulah, kamu dapat membuat konten yang jauh lebih baik; entah visual yang lebih menarik, penjelasan yang lebih mendalam, atau opini yang belum pernah digagas Blogger lain sebelumnya.

6. Optimasi Konten

optimasi-konten-blogger
Photo by Pexels

Tanpa optimasi, konten akan sulit banget ditemukan oleh mesin pencari–bahkan audiens kamu nih, Socialty.

Maka, yang harus kamu lakukan adalah mengoptimasi konten supaya ramah Search Engine Optimization (SEO). Konten yang SEO-friendly tentunya akan berpotensi muncul lebih sering di mesin telusur seperti Google.

Pasti kamu mau, ‘kan, kontenmu jadi nomor satu di halaman pertama Google ketika orang-orang mencari topik yang kamu tulis?

Pastikan juga blog website kamu dapat tampil dengan baik dalam versi mobile–alias mobilefriendly, serta punya kecepatan loading yang cepat.

7. Promosikan Konten!

Cara terakhir supaya menjadi Blogger kece adalah mempromosikan konten kamu sebanyak dan sesering mungkin, terutama melalui media sosial seperti LinkedIn, Instagram, Podcast, Pinterest, Twitter, Facebook, dan lain-lain.

Selain dapat meluaskan jangkauan audiens, promosi ini juga akan mendatangkan banyak traffic pengunjung ke blog kamu.

Artinya, semakin banyak yang mengunjungi, semakin lama blog kamu akan tampil semakin kredibel dan berkualitas di mesin pencari.

Menjadi Blogger Bisa Banjir Cuan? Gimana Caranya?

monetisasi-blogger
Photo by Pexels

Mendapatkan uang sebagai Blogger memang gak instan. Terlebih, kalau cuma mengandalkan organic traffic, kamu perlu menunggu selama beberapa waktu dulu.

Ada beberapa cara yang bisa mempercepat datangnya cuan melalui blogging, seperti menjual produk, buka kelas pelatihan di bidang yang kamu kuasai, membuat konten digital (e-book) yang downloadable, membuat konten berafiliasi, atau pasang iklan melalui Google Ads.

Nah, seperti itulah beberapa cara menjadi Blogger.

Semuanya dibutuhkan niat, ketelatenan, serta kesabaran yang tinggi. Dengan target yang jelas, menjadi Blogger sukses dan profesional nantinya bukan sekadar impian lagi.

O, ya, buat kamu yang suka nulis, kamu juga bisa berkesempatan dapat cuan tambahan dengan nulis ulasan produk di platform Socialights, lho. Dapatkan produk gratisnya, tulis review-nya, lalu cairkan uangnya!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Yang juga seru buat kamu:

Tips-tips untuk Mengambil Foto Aesthetic!

Apakah kamu baru saja menyukai atau membutuhkan untuk mengambil banyak foto? Mengalami kesulitan dalam mengambil foto yang aesthetic? Tidak perlu khawatir, setelah ini kami akan

7 Tempat Wisata di Jakarta untuk Berfoto!

Apakah kamu sudah bosan mendatangi tempat-tempat di Jakarta yang monoton? Ingin mencari tempat wisata yang asik untuk dikunjungi dan Instagramable? Tanpa basa-basi lagi, berikut adalah

App Home SCL

Gabung dengan komunitas konten kreator terbesar di indonesia!