Pengertian, Manfaat, dan 3 Cara Menentukan Niche

Pelaku bisnis melakukan segala macam strategi demi produknya dapat bersaing di pasar dan menghasilkan keuntungan. Sama seperti konten kreator maupun blogger, mereka melakukan berbagai macam cara agar kontennya dilihat oleh banyak orang. Akan tetapi, dari semua strategi yang ingin diaplikasikan dalam sebuah produk, kamu harus tau Niche sebelum memulai bisnis kamu. Dengan menentukan Niche, pebisnis berpotensi dapat meraih pasar yang tepat dan loyal. Apakah terdengar familiar? Jika tidak, Simak penjelasannya!

Apa itu Niche?

Niche adalah target pasar dalam sebuah industri yang lebih spesifik dan memiliki preferensi sendiri atau lingkup konsumen yang lebih kecil. Niche tidak berlaku hanya di dunia bisnis saja tetapi di dunia blogger dan konten kreator juga berlaku. Pasalnya jika kedua hal ini sudah memiliki niche-nya, akan berpotensi mendapatkan konsumen yang loyal.

Sebagai contoh kecil adalah pemakai iOS dan Android, di iOS ada aplikasi yang tidak bisa diunduh oleh pengguna Android dan juga sebaliknya, itu karena mereka memiliki segmentasi yang berbeda yang disebut niche. Biasanya juga orang-orang dan pelaku bisnis yang berfokus kepada niche-nya, akan memberi pelayanan yang lebih maksimal dibanding perusahaan yang memiliki pasar yang luas. 

Sama halnya dengan dunia Blog, misalnya ada blogger yang memiliki tema membahas tentang dunia kuliah, dan pergaulan mahasiswa yang berarti niche market mereka adalah remaja dan mahasiswa. Selain itu secara penulisan yang mudah dimengerti dan memakai kata slang remaja saat ini agar lebih dekat dengan pembaca atau niche mereka. 

Dari semua penjelasan itu, apakah kamu tahu, apa sih sebenarnya manfaat dari niche itu sendiri?  Ini dia manfaatnya.

Manfaat Niche

Berkurangnya Kompetitor

Dengan memiliki niche market akan mengurangi kompetitor. Jika tidak memiliki niche, sebuah bisnis akan sama dengan bisnis pada umumnya yang memiliki penawaran yang kurang lebih sama dan pasarnya luas. 

Biaya marketing yang minim

Karena memiliki niche, kamu tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Karena pada dasarnya, sebuah bisnis yang memiliki niche sudah tidak perlu lagi mengetahui siapa target bisnis kamu. Dengan menggunakan metode niche ini, pasar sudah tertarget dengan baik yang menjadikan pengeluaran untuk marketing semakin efektif.

Konsumen yang Loyal

Meskipun memiliki pasar yang spesifik dan relatif kecil, tetapi dengan memiliki niche market, kamu dapat memaksimalkan kualitas pelayanan kamu dengan pelanggan dan menjaga hubungan baik dengan pelanggan sehingga mendapatkan kepercayaan yang lebih dari mereka. 

Cara menentukan Niche

1. Mencari Ide Potensial

Langkah awal untuk menentukan niche pada bisnis kalian adalah mencari ide. Biasanya ide muncul berdasarkan hal yang dekat dengan kehidupan kamu dan juga apa yang kamu sukai. Dengan didasari hal ini, kemungkinan besar jalannya bisnis ini akan menyenangkan dan tidak mudah menyerah untuk mengembangkan inovasi-inovasi terbaru untuk bisnis kamu.

2. Lakukan Riset Pasar dan Kompetitor

Sebelum menjalankan semuanya, kamu harus melakukan riset pasar dan kompetitor yang sesuai dengan bidang kamu. Cara ini akan memudahkan kamu menemukan apakah ide bisnis kamu memiliki peluang untuk bersaing dengan pasar yang lain atau tidak. Tanpa melakukan riset ini, kamu tidak bisa mengetahui apakah potensi dan resiko bisnis yang kamu dapatkan.

Riset kompetitor bertujuan untuk memahami kelebihan dan kekurangan dari lawan bisnis kamu dibidang yang sama. Selain itu juga dapat belajar dari apa yang telah dilakukan oleh kompetitor sehingga dapat memunculkan inovasi baru dalam bisnis kamu.

3. Tentukan Keunikan

Setelah berhasil riset pasar dan kompetitor kamu, saatnya kamu untuk menentukan apa hal unik yang dimiliki atau perbedaan produk kamu dengan yang lain, bisa dibilang harus terus melakukan inovasi baru dalam produk kamu. Dengan memiliki hal ini, produk kamu akan mendapatkan niche yang loyal dan tepat. 

Nah, jangan salah. Konten kreator atau influencer juga membutuhkan Niche juga, lho! Mengapa? Karena konten kreator juga layaknya pebisnis yang memiliki produk yaitu produk mereka berbentuk konten yang bertujuan untuk memberikan hiburan kepada publik. Jadi, dengan memiliki niche konten kreator atau influencer dapat memahami betul apa yang diinginkan penonton. Walaupun relatif sedikit ataupun segmented, konten kreator atau influencer ini mendapatkan feedback dan komunikasi yang baik dan lancar dengan penonton sehingga membuat Engagement rate yang baik kepada penonton serta lebih banyak penonton setia dari pada umumnya. 

Itulah penjelasan, manfaat dan cara menentukan niche untuk bisnis atau blog kamu. Jadi gimana? Tertarik atau tidak untuk menggunakan niche?

Untuk kalian yang ingin berkolabprasi langsung dengan konten kreator atau influencer bisa banget, lho! Tinggal download aplikasi Socialights di Google Play Store atau App Store. Yuk, tunggu apa lagi?

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Yang juga seru buat kamu:

Tips-tips untuk Mengambil Foto Aesthetic!

Apakah kamu baru saja menyukai atau membutuhkan untuk mengambil banyak foto? Mengalami kesulitan dalam mengambil foto yang aesthetic? Tidak perlu khawatir, setelah ini kami akan

7 Tempat Wisata di Jakarta untuk Berfoto!

Apakah kamu sudah bosan mendatangi tempat-tempat di Jakarta yang monoton? Ingin mencari tempat wisata yang asik untuk dikunjungi dan Instagramable? Tanpa basa-basi lagi, berikut adalah

App Home SCL

Gabung dengan komunitas konten kreator terbesar di indonesia!