Auto Cuan, Ini 6 Cara Membuat Konten IG yang Menarik!

Instagram, atau sering disingkat dengan IG, merupakan salah satu media sosial yang paling banyak digunakan saat ini. Hampir satu juta orang lebih menggunakan aplikasi milik Meta group ini secara aktif setiap bulannya.

Dengan pengguna sebanyak itu, tentu Instagram bukan hanya bisa dimanfaatkan sebagai alat komunikasi saja, melainkan juga ladang mencari cuan. Seorang selebgram ataupun influencer bahkan bisa menghasilkan puluhan juta rupiah setiap bulannya hanya dengan mempromosikan produk di Instagram.

Nah, untuk bisa menjadi seorang selebgram ataupun influencer di Instagram, kamu harus bisa stand out dari jutaan pengguna Instagram lainnya. Gimana caranya? Salah satunya adalah dengan membuat konten yang menarik.

Resep konten menarik emang agak sedikit tricky. Tak sedikit orang yang membuat konten modal tiba-tiba mendadak viral. Jika diperhatikan lebih detail, sebenarnya keisengan tersebut juga mengikuti pattern dalam dalam pembuatan konten menarik.

Oh iya buat kamu yang lagi pengen kolaborasi dengan sesama konten kreator atau influencer pemula, kamu bisa download aplikasi Socialights ya. Yuk langsung download dan rasakan manfaatnya!

Tertarik untuk membuat konten yang menarik di Instagram? Berikut ini 6 cara yang bisa Socialty lakukan. Tenang, cara-cara ini gak butuh modal banyak kok, bahkan bisa dibilang gratis. Simak artikelnya sampai habis!

1. Riset Follower Kamu 

Tak kenal maka tak sayang. Sebelum membuat konten yang menarik, sebaiknya riset terlebih dahulu tentang follower ataupun audiens yang ingin Socialty tuju. 

Untuk memulai riset, hal pertama yang wajib kamu perhatikan adalah demographic insight dari pengikut kamu. Berikut langkah-langkah untuk menemukan demographic insight di Instagram:

  • Klik Insight di aplikasi Instagram kamu.
  • Selanjutnya, klik Audience.
  • Dari data diatas, kamu bisa mengetahui informasi soal usia, gender, serta lokasi yang follower kamu miliki.
  • Selanjutnya, kamu bisa melakukan riset kedua dengan cara melakukan stalking terhadap follower kamu. Jangan salah ya, stalking ini niatnya buat research target audience doang kok bukan buat hal lain. Berikut ini langkah-langkahnya:
  • Pergi ke akun orang-orang yang baru saja memberi like ataupun komen di postingan kamu
  • Setelah itu, lakukan riset kecil-kecilan. Lihat apa yang mereka posting, hashtag apa yang mereka gunakan, caption seperti apa yang mereka tulis, emoji apa yang mereka pakai, dan lain-lain.
  • Jika langkah diatas sudah selesai, selanjutnya lihat akun apa saja yang mereka follow. Kenapa hal ini penting? Karena kamu bakal tahu hal apa sebenarnya yang follower kamu cari di Instagram. 

Selain itu, bisa saja mereka mem-follow akun yang mirip dengan kamu. Tentu hal ini berguna bagi untuk sekalian melakukan riset terhadap akun kompetitor.

2. Membuat Konten yang Unik dan Menarik Sesuai Audiens

Setelah berhasil mendapatkan data, kamu bisa membuat konten yang menarik yang sesuai dengan audiens kamu. Ingat, kamu tidak bisa membuat semua orang senang, Socialty. Jadi lebih baik berikan kepedulianmu terhadap orang yang peduli dengan kamu saja, salah satunya audiens kamu.

Gimana caranya? Misal, dari data demographic insight, ternyata audiens kamu didominasi oleh orang  berusia 18-25 tahun yang berdomisili di kota besar seperti Jakarta. Dari data itu, kamu bisa membuat konten yang receh dan menarik seperti hubungan percintaan, tongkrongan, dan lain-lain.

Dari riset orang yang baru saja memberikan like dan komen, kamu bisa membuat konten yang sesuai dengan yang audiens tersebut. Misal, ternyata dari following mereka kebanyakan adalah akun-akun quotes inspiratif.  Kamu bisa membuat konten seperti produktivitas, personal finance, dan lain-lain.

3. Ajak Follower Kamu untuk Berinteraksi

Semenarik apapun konten kamu jika kamu tidak berinteraksi dengan audiens semuanya akan percuma. Jika kamu ingin jadi influencer, kamu tidak bisa egois dalam menggunakan Instagram, kamu harus peduli dengan audiens kamu dan mengajak mereka berinteraksi.

Interaksi dua arah ini juga berguna untuk meningkatkan engagement. Semakin tinggi engagement tentu semakin banyak brand yang ingin mengajakmu berkolaborasi.

Bagaimana caranya mengajak audiens untuk berinteraksi? Buatlah konten yang mengundang mereka untuk berkomentar. Misal, jika kamu adalah seorang traveller, tulislah caption seperti, “Kamu pilih liburan ke Labuan Bajo atau Bali?”

Selanjutnya, kamu juga harus ikut dalam pembicaraan audiens di kolom komentar. Balas komen yang masuk satu per satu. Jika tidak ingin terlalu banyak, pilih komentar yang sekiranya menarik untuk dibahas.

Cara lain yang bisa kamu lakukan untuk bisa lebih interaktif adalah dengan me-repost atau meng-share konten yang audiens kamu miliki. Misalnya, audiens membuat sebuah konten menarik tentang kamu, maka kamu bisa share konten tersebut lewat story.

4. Tempatkan Informasi Paling Penting di Awal Caption

Meski Instagram sejatinya adalah aplikasi pembagi foto dan video, namun kekuatan teks dalam sebuah caption ternyata punya pengaruh yang besar loh, Socialty. 

Ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk membuat caption yang efektif, salah satunya dengan cara menempatkan informasi paling penting di awal caption.

Hal ini karena Instagram mempersingkat teks kamu setelah tiga hingga empat baris. Artinya, cuma kalimat pertama saja yang akan terlihat di feeds orang lain. Pastikan kalimat itu menarik, paling penting, mengajukan pertanyaan, ataupun menempatkan Call To Action (CTA)yang kamu inginkan.

5. Gunakan Hashtag dan Emoji

Masih di kolom caption, gunakanlah hashtag dan emoji di setiap caption yang kamu tulis. Dengan menggunakan hashtag yang relevan, konten kamu akan bakal lebih mudah untuk ditemukan oleh orang lain. 

Meski begitu, jangan asal comot hashtag ya, Socialty. Gunakanlah tanda pagar yang sekiranya masih relevan dengan isi konten kamu. Misal jika kamu ingin memposting konten tentang make up, gunakanlah hashtag seperti #makeup, #beauty, dan #makeupartist.

Selain hashtag, kamu juga wajib menambahkan emoji yang relevan dengan teks di dalam caption. Emoji dapat memberikan caption kamu lebih ‘hidup’ dan ‘berwarna’ serta memperkuat pesan yang ada dalam sebuah teks. Namun jangan pernah menulis emoji secara berlebihan ya, Socialty.

Nih, Socialights kasih sedikit tips menggunakan emoji dalam caption:

  • Tambahkan emoji untuk sebagai penekanan untuk informasi penting
  • Gunakan emoji untuk orang, tempat, atau hal-hal lainnya yang berkaitan dengan cerita yang ingin kamu sampaikan.
  • Sertakan sedikitnya satu emoji dalam setiap caption.

6. Konsisten di Kualitas

Cara terakhir dalam membuat konten IG yang menarik adalah dengan selalu konsisten di kualitas. Pasalnya, konten yang berkualitas akan membuat follower kamu loyal. Jika kamu hanya ingin membuat konten viral tanpa kualitas, dijamin popularitas kamu tidak akan bertahan lama, pengikutmu juga akan berkurang seiring dengan berjalannya waktu.

Selain itu, konten yang berkualitas juga akan membuat engagement akun kamu jauh lebih tinggi. Tak hanya like dan komen saja yang akan kamu dapatkan, follower kamu juga bakal dengan sendirinya membagikan konten kamu ke orang lain.

Itu dia beberapa tips dan cara membuat konten IG yang menarik, Socialty! Coba lakukan tips-tips di atas dengan konsisten dan jangan pernah bosan untuk melakukan trial dan error ya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Yang juga seru buat kamu:

Gabung dengan komunitas konten kreator terbesar di indonesia!