​​Apa Itu Konten? Berikut Penjelasan dan Cara Membuatnya

Seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat, muncul berbagai istilah baru di era digital. Misalnya istilah “konten” yang saat ini marak berbagai platform online gunakan.

Konten sendiri berasal dari bahasa Inggris, content, yang berarti isi atau kandungan. Di dalam industri media, konten merujuk pada segala bentuk informasi yang akan audiens terima baik secara visual atau tulisan.

Oleh karena itu, mengeksekusi konten harus sekreatif mungkin dengan menggunakan berbagai medium, mulai dari teks, gambar, hingga video agar menarik dan mendapat engagement tinggi.

Lalu, Bagaimana cara membuatnya? Adakah tips- tips tertentu yang bisa dilakukan? Berikut penjelasan lengkapnya.

Jenis-Jenis Konten

content is king

1. Teks

Teks merupakan jenis konten yang paling konvensional. Hal ini karena teks telah berguna sebagai media informasi sejak zaman ketika teknologi belum terlalu popular.

Jenis konten ini bisa jadi alternatif bagi para calon konten kreator yang punya hobi dan kemampuan menulis. Konten berbentuk teks biasanya untuk keperluan artikel blog atau website, e-book, buku panduan, breaking news, cerita fiksi, dan hal serupa lainnya. Melalui teks, informasi juga bisa tersampaikan lebih detail dengan penjelasan yang lengkap dan sistematis.

2. Gambar

Konten berbentuk gambar (visual) biasanya untuk keperluan media sosial, seperti Instagram. Selain menarik secara visual, gambar juga berfungsi untuk mempermudah penyampaian informasi. Beberapa contoh bentuk gambar adalah fotografi, komik strip, ilustrasi, dan lain-lain.

3.  Suara (Podcast)

Podcast merupakan akronim dari playable on demand broadcast. Konsep podcast sebetulnya mirip dengan radio, yakni menyampaikan informasi melalui suara. Hanya saja, jika radio berlangsung secara live, podcast umunya berbentuk file yang telah terunggah di platform tertentu (spotify atau YouTube) dan bisa siapa saja akses kapan saja. Beberapa platform yang bisa digunakan untuk mengakses podcast antara lain Spotify, Soundcloud, Google Podcast, Anchor, dan sebagainya.

4. Infografis

Infografis adalah serangkaian informasi berupa statistik, penelitian, dan data lainnya yang hadir dalam bentuk visual yang menarik dan mudah audiens mengerti. Dengan kata lain, infografis merupakan perpaduan antara teks dan gambar.

Kamu bisa menemukan banyak infografis pada website dan media sosial seperti Instagram dan LinkeIn.

5. Video

Video merupakan jenis konten yang paling populer, apalagi semenjak beberapa platform, seperti YouTube dan Tiktok merajalela di kalangan milenial. Kepopuleran video sebagai salah satu jenis konten disebabkan karena dalam menyampaikan informasi, media ini dapat mengakulturasi audio, visual, dan teks sekaligus.

Di dalam dunia marketing, video dapat membantu mempromosikan produk dengan lebih baik. Sebuah penelitian mencatat hampir 96% konsumen menganggap bahwa video produk bermanfaat dan 75% di antaranya cenderung melakukan pembelian setelah menonton video.

Tips Membuat Konten Menarik

konten video

Jika kamu ingin menjadi seorang konten kreator, selain mempertimbangkan jenis konten yang paling sesuai dengan minat dan bakat, kamu juga perlu memperhatikan hal-hal berikut:

1. Menggunakan Bahasa yang Komunikatif

Salah satu ciri konten yang menarik terletak pada penggunaan bahasanya yang komunikatif. Artinya, bahasa yang digunakan harus sesuai dengan target audiens sehingga informasi yang disampaikan menjadi lebih terarah.

2. Up to Date Tren

Selain bahasa yang komunikatif, konten yang dibuat juga bagusny berisi persoalan yang up to date atau sedang hangat diperbincangkan. Semakin up to date isu yang diangkat, semakin banyak audiens yang berpotensi ‘mampir’ ke konten yang kamu buat.

Demikian tadi merupakan sekilas penjelasan terkait konten, jenis, dan cara pembuatannya. Gimana nih, Socialty, sudah siapkah kamu menjadi seorang content creator yang sukses?

3. Kreatif dan Inovatif

Kreatif adalah salah satu kunci menjadi konten kreator. Maka kamu harus membuat konten yang berbeda dari orang lain dengan versi kamu sendiri. Hal ini menjadikan konten yang kamu buat tidak terkesan membosankan. 

Dan selain kreatif, kamu juga perlu menjadi inovatif. Agar konten kamu tidak monoton, alangkah lebih baik jika kamu bisa membuat konten yang belum pernah dibuat. Jadi, kamu harus banyak berinovasi untuk konten yang akan kamu buat ya.

4. Evaluasi Konten

Hal yang paling penting dari seluruh tips dan trik yang ada adalah evaluasi konten yang kamu buat. Dengan evaluasi, konten yang kamu buat akan semakin baik. Evaluasi yang baik dilakukan dengan bantuan audiens juga, sehingga kamu dapat membuat konten yang sesuai dengan keinginan audiens.

Kamu bisa menggunakan tools seperti insight yang ada pada Instagram untuk melihat konten mana yang memiliki paling banyak likes, comments atau pun share. 

Nah, buat kamu yang ingin menambah ilmu dan salin kolaborasi sesama konten kreator, kamu bisa nih download aplikasi Socialights di Android dan iOS. Coba sekarang!

Play Store Download Button
App Store Download Button
0Shares

Yang juga seru buat kamu:

Gabung dengan komunitas konten kreator terbesar di indonesia!