Mengenal Internet of Things

Internet of Things atau yang juga dikenal dengan sebutan IoT pada dasarnya adalah sebuah konsep teknologi yang memungkinkan perangkat dalam kehidupan sehari-hari dapat berkomunikasi satu sama lain melalui sebuah jaringan internet. Konsep dasar IoT diprediksi akan merevolusi cara masyarakat melakukan bisnis, seperti halnya yang dilakukan Internet pada tahun 1990-an.

Ide awal IoT pertama kali dimunculkan oleh Kevin Ashton, seorang pionir teknologi berkebangsaan Inggris, pada tahun 1999 melalui Auto-ID di Massachusetts Institute of Technology. Kini banyak perusahaan besar mulai mendalami penggunaan konsep Internet of Things, misalnya Intel, Microsoft, Oracle, dan berbagai perusahaan teknologi informasi raksasa lainnya.

Korea Selatan dan Singapura adalah dua negara yang sedang memimpin pengadopsian IoT dalam ruang lingkup global.  Mengambil contoh kasus di Singapura, realisasi terhadap program smart cities yang mengadopsi konsep tersebut dapat berhasil karena mendapat dukungan penuh dari pemerintah nasional dan berbagai lembaga publik. Hal inilah yang membuat Singapura mampu memimpin upaya standardisasi Smart City.

Internet of Things meresap hampir di setiap aspek kehidupan masyarakat luas, mulai dari kesehatan, transportasi, hingga keperluan rumah tangga. Banyak yang memprediksi bahwa pengaruh Internet of Things akan menjadi konsep yang sangat berpengaruh dan sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, sebab konsep Internet of Things menawarkan banyak potensi yang bisa memberi keuntungan pada berbagai jenis industri.

Contoh sederhana manfaat dan implementasi dari Internet of Things adalah transportasi umum yang dapat dilacak keberadaannya oleh pengguna melalui ponsel. Sementara itu, contoh sederhana dari dunia industri adalah pemberitahuan via SMS maupun email mengenai stok barang apa saja yang jumlahnya sudah menipis dan perlu ditambah.

Konsep ini akan memberikan pengaruh yang kuat pada pengoperasian sebuah bisnis dan struktur industri. Namun, di balik itu ada peluang pertumbuhan yang sangat besar ketika sebuah bisnis mengimplementasikan konsep IoT. Hal tersebutlah yang kemudian menjadi pemicu berbagai perusahaan memilih untuk mengadopsi konsep Internet of Things pada bisnisnya demi menuai keuntungan lebih saat ini.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailFacebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Comments

comments

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.